logo
shade

Verifikasi Disabilitas Bagi Pelamar CPNS Mahkamah Agung RI Formasi Disabilitas di Pengadilan Negeri Sinjai

disabilitas

Sehubung dengan Pengumuman Nomor : 01/Pansel-CPNS/MA/11/2019 Tentang Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun Anggaran 2019.  Mahkamah Agung Republik Indonesia Berdasarkan Keputusan Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 487 Tahun 2019 Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Mahkamah Agung RI Tahun Anggaran 2019, memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat untuk mengikuti Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Mahkamah Agung RI. Formasi yang dibuka diantara nya Formasi Umum, Formasi Cumlaude, dan Formasi Disabilitas.

Formasi disabilitas adalah pelamar yang menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai)  dan memenuhi ketentuan:

  1. Mampu melihat, mendengar dan berbicara dengan baik;
  2. Mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran dan berdiskusi;
  3. Mampu bergerak dengan menggunakan alat bantu selain kursi roda;
  4. Melampirkan surat keterangan dokter pemerintah yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai).

Peserta dengan status Penyandang Disabilitas wajib hadir di Kantor Pengadilan Setempat yang terdekat dengan domisili peserta untuk memastikan kesesuaian formasi dengan jenis dan tingkat disabilitasnya pada tanggal 14 s.d. 28  November 2019 pada jam kerja, dengan membawa Kartu Tanda Penduduk elekronik (e-KTP), Kartu Registrasi online dari SSCAN dan Asli Surat Keterangan Disabilitas Fisik yang dikeluarkan ole hRumah Sakit Pemerintah/Puskesmas.

Penerimaan CPNS Mahkamah Agung RI Tahun 2019

CPNS mahkamah agung

Menindaklanjuti Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 487 Tahun 2019 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Mahkamah Agung RI Tahun Anggaran 2019, Sekretaris Mahkamah Agung RI mengeluarkan Pengumuman Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor : 01/Pansel – CPNS/MA/11/2019 tanggal 11 November 2019 tentang Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Mahkamah Agung RI Tahun 2019. Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Mahkamah Agung tersebut akan dimulai  pada 14 November mendatang.

Berdasarkan keputusan Kemenpan RB tersebut, Mahkamah Agung mendapatkan alokasi CPNS sebanyak 2.104 formasi. Berdasarkan rilis pengumuman yang dikeluarkan oleh Sekretaris Mahkamah Agung, alokasi 2.104 formasi tersebut akan dibagi menjadi empat kualifikasi formasi, yakni sebanyak 210 dialokasikan untuk pelamar kategori Cumlaude. “(Mereka ini adalah) lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan predikat “Dengan Pujian”/Cumlaude dan berasal dari Perguruan Terakreditasi A/Unggul serta Program Studi Terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan,” jelas A. S. Pudjoharsoyo, Sekretaris Mahkamah Agung yang sekaligus bertindak selaku Ketua Panita Seleksi.

Selain itu, sebanyak 43 lowongan akan diperuntukkan bagi penyandang disabilitas, yakni pelamar yang menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tugkai). Sebanyak 10 lowongan diperuntukkan bagi putra/putri Papua dan Papua Barat, yakni pelamar keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (salah satu atau kedua orang tua) asli Papua.

Sementara sisanya sebanyak 1.841 lowongan akan diperuntukkan bagi kualifikasi formasi umum, yakni pelamar perguruan tinggi yang memenuhi kualifikasi pendidikan dan persyaratan sebagaimana pengumuman yang dirilis tanggal 11 November tersebut.

Seperti seleksi calon pegawai negeri sipil tahun sebelumnya, pendaftaran akan dilakukan secara online melalui portal pendaftaran cpns Badan Kepegawaian Negara. Pendaftaran secara online ini akan dilaksanakan sejak tanggal 14 November dan akan berakhir tanggal 18 November mendatang.

Pelaksanaan ujian yang terdiri seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem computer (Computer Asssted Test—CAT).

Nantinya, hasil seleksi CPNS ini diharapkan akan menambah jumlah sumber daya manusia di Mahkamah Agung dan badan-badan peradilan yang berada dibawahnya yang hingga kini tercatat berjumlah 31.025 orang dan tersebar di seluruh penjuru Nusantara.

Informasi selengkapnya terdapat dalam lampiran berikut ini.

http://pengumuman cpns 2019.pdf

Surat Lamaran MA v11_11_20_25.docx

http://Surat Pernyataan CPNS 2019_v_11_11_2019.doc

Informasi Cepat

  • 1
A- A A+

PERPUSTAKAAN

LINK PERPUS MARI

sssss

 

 

Video Profil PN Sinjai

Pencarian